Last Minute, Penyerahan Rekomendasi Golkar Ditunda

Facebook
Twitter
WhatsApp
Dewa Made Widiasa Nida

POLITIK – kelirbali.com

Redaksi. Suasana di DPD Golkar Bali tegang. Hal ini karena jadwal penerimaan rekomendasi diundur dari jadwal yang semula diserahkan pada Senin, mendadak di geser ke Selasa (27/8/2024). Beberapa Bacalon yang sudah di DPD Golkar Bali nampak harap-harap cemas terhadap kepastian rekomendasi yang bakal diterima.
 
Dikonfirmasi salah satu mantan Anggota DPP Golkar, Dewa Made Widiasa Nida, Senin (26/8/2024) menjelaskan  secara prinsip DPP Golkar sudah mengeluarkan rekomendasi untuk Bacalon di Bali. “Rencananya diserahkan Senin siang di DPD Golkar kepada seluruh Bacalon yang dapat rekomendasi, namun mendadak dianulir,” jelas Dewa Nida. Dewa Nida meyakinkan bahwa keluarnya rekomendasi dari DPP dipastikan sudah dengan pertimbangan dan sudah melalui tahapan. “Kok ujug-ujug di last Minute penyerahan rekomendasi Ketua DPD Golkar justru balik ke Jakarta. Ini rekomendasi sudah clear kok dia anulir,” tanya Dewa Nida.
 
Dewa Nida lantas menyebutkan bahwa Sugawa Kori tidak faham akan aturan partai dan sepertinya ada rekomendasi yang tidak sesuai dengan harapannya atau dia dalan tekanan. “Kalau tidak mau ada ribut di internal, mestinya rekomendasi langsung diserahkan dan dirinya fokus maju di Buleleng,” tegasnya. Dewa Nida juga menekankan agar Ketua DPD tetap menjaga marwah partai dan membesarkan Golkar. Dengan kondisi ini, kepercayaan masyarakat terhadap Partai Golkar akan menurun.
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Terkini

Gagasan Manusia dan Semua Manusia adalah Seniman

“Manusia tidak bisa memadamkan api seni, jiwa seniman, memadamkan seni akan menghancurkan…

Kita dan Ketersesakan Rasa Ruang

secara sengaja tindakan telah merendahkan hati kita di hadapan kosmos. Keindahan diciptakan…

Cicero, Pendidikan Humanisme dan Memanusiakan

Mereka yang harus dipuji harus dipuji berdasarkan kecerdasan, prestasi, dan prestasi mereka…

Manusia Berhadapan dengan Maskulin (Hukum Rimba) atau Feminim

Kota muncul dari lingkungan yang jinak dan damai, di mana perasaan kelompok…

Krisis Ekologis atau Krisis Estetika? Kita dengan Alam

Perusakan alam juga merupakan akibat dari hilangnya keterikatan dan keterikatan pada tanah…