Astawa Suyasa Sebut Pembangunan PSEL Bukti Kuat Presiden Prabowo Peduli Bali
“Kabupaten Gianyar juga mendapatkan manfaat atas terbangunnya PSEL. Sehingga dengan hati yang tulus kami berterimakasih kepada Bapak Presiden Prabowo
“Kabupaten Gianyar juga mendapatkan manfaat atas terbangunnya PSEL. Sehingga dengan hati yang tulus kami berterimakasih kepada Bapak Presiden Prabowo
pengembangan sektor pariwisata baginya adalah bonus, walau demikian terus digarap dengan serius. Desa Wisata Kissidan Ecohill kini sudah menjadi destinasi wisata baru bagi Gianyar timur,
Tema diskusi hari ini adalah percepatan pembangunan Pariwisata Nusa Penida. Konkretnya adalah pembentukan Badan Pengelola. Ini agar jelas siapa yang mengelola pariwisata Nusa Penida. Perlu percepatan untuk merealisasikan, siapa melakukan apa dan kapan agar Badan Pengelola Pariwisata Nusa Penida itu bisa terbentuk dan berfungsi untuk mengatur Pariwisata Nusa Penida,
sungguh kontras dengan suasana di Desa Penglipuran. Desa Tenganan terlihat senyap. Dalam dua jam saya di sana, tak lebih dari 8 wisatawan saja yang terlihat lalu-lalang. Padahal Tenganan dipromosikan sebagai desa Bali Mula, yang menyamai Trunyan di Danau Batur, dan Bali Aga di Singaraja. Padahal desa ini juga dibalut sejarah panjang, lantaran sudah ada sejak zaman megalithikum. Alhasil rumah-rumah penduduk yang dijadikan “toko” tenun dan suvenir Tenganan asli, hadir seperti ruang-ruang sunyi.
sadar sumber daya alamnya sewaktu-waktu bisa habis, maka investasi yang dilakukan adalah kontrak lahan. Tidak tanggung-tanggung, lahan yang dikontrak 6 kali luas negaranya di Australia. Pada lahan kontrakan ini, dikembangkan sektor peternakan dan pertanian. Sehingga bila nanti ada ancaman pangan, Brunei memiliki cadangan pangan melimpah.
Walau tahun politik dalam hitungan hari, Bali secara nasional dan dunia terus akan menawarkan keeksotikan kenyamanan, sehingga dunia juga menaruh harapan, agar Bali tetap dijadikan tempat yang aman dan nyaman bagi pariwisata dan perhelatan elitis internasional. Bali tetap indah di mata dunia, bukankah itu harapan kita semua,,
Kini, tersaji dihadapan pengunjung, pariwisata tumbuh liar. Eksploitasi alam berlebihan dan tidak terkendali. Desa yang dulunya tenang, ketika pariwisata merangsek masuk timbul kemacetan dimana-mana. Turis pelancong jadi korban; jatuh, tenggelam, meninggal. Bahkan, ada yang hilang tak berbekas. Tidak ada yang memetik keuntungan,,