Sebanyak 80,8% Masyarakat Puas dengan Kepemimpinan Bupati Gianyar

NEWS – kelirbali.com

Redaksi News. Badan Riset Daerah (BRIDA) Kabupaten Gianyar bersama LPPM Universitas Udayana telah merampungkan survey kepuasan publik terhadap kinerja Pemkab Gianyar. Tujuan dari survey ini untuk menganalisis persepsi kepuasan masyarakat terhadap layanan pada berbagai aspek mulai dari infrastruktur, pelayanan publik dan kinerja aparatur pemerintahan.

Responden yang dimintai keterangan 400 orang di tujuh kecamatan di Gianyar. Hasil dari survey Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) mencapai 73,08 point
Hal ini dijelaskan Kepala BRIDA Gianyar, I Ketut Sedana, Rabu (8/4) dimana indikator yang dilakukan penelitian sebanyak 9 indikator diantaranya pelayanan kesehatan, pendidikan, infrastruktur, ketersediaan Sembako, pelayanan Kependudukan, pelayanan disabilitas, transportasi, internet, pertanian dan perikanan, penataan lingkungan Kota Gianyar dan penanganan sampah. Dibanding Tahun sebelumnya, IKM Gianyar sebesar 72,11point, naik 0,97 point dari tahun sebelumnya.

Bupati Gianyar menerima penghargaan dari BRIN atas inovasi yang dilakukan disaksikan Dewan Pengarah BRIN, Megawati Soekarnoputri 

Pada pelayanan kesehatan gratis, hasil survei menunjukkan baru sekitar 50% warga Gianyar yang mengetahui adanya program tersebut. Sehingga diperlukan sinergi antar instansi agar informasi pelayanan kesehatan dapat dinikmati seluruh warga Gianyar. Hasil survei ke Perpustakaan Daerah masih sangat rendah, dimana persentase kunjungan baru mencakup 6,8%. Dimana diperlukan adanya peningkatan layanan dan memperkuat program literasi.

Walau demikian, sebanyak 60% warga Gianyar sudah melek informasi dengan melalukan verifikasi terhadap berita di media sosial. Walau sudah melek informasi, didapati 7,8% warga masih terpapar informasi hoaks.
Lebih lanjut Ketut Sedana menjelaskan, layanan yang paling memuaskan masyarakat Gianyar mulai dari skor tertinggi adalah: ketersediaan kebutuhan pokok, biaya kesehatan gratis, penataan Kota Gianyar, Pelayanan Kependudukan, Pembangunan pasar dan Rumah Sakit, tenaga kesehatan yang handal, tenaga pendidikan yang baik, sarana transportasi siswa gratis, bantuan petani dan nelayan dan terakhir pelayanan kepada disabilitas.

Responden juga menyebutkan beberapa masalah utama di Gianyar, seperti: jalan rusak, banjir dan longsor, pengelolaan sampah, mahalnya harga Sembako, masih sulit cari pekerjaan dan terakhir masih adanya kualitas sarana pendidikan yang belum memadai. “Yang membanggakan, sebanyak 80,8% responden menjawab puas dengan kinerja Bupati Gianyar, selain responsif terhadap persoalan, Bupati juga hadir di tengah masyarakat,” jelas Ketut Sedana. Sebanyak 90,3% responden memberi penilaian kinerja pemerintah daerah dengan skor sangat baik, mulai dari pelayanan umum dan pelayanan birokrasi.

Baik BRIDA Kabupaten Gianyar dan LPPM UNUD memberikan 4 rekomendasi agar kepuasan masyarakat meningkat dan masyarakat semakin sejahtera. Pertama; Peningkatan kualitas SDM mencakup peningkatan kompetensi dan komunikasi aparatur, kedua; membenahi sistem pengaduan mencakup meningkatkan platform digital untuk mempercepat respon, ketiga; mengefisiensikan waktu pelayanan, mencakup menyederhanakan alur birokrasi pelayanan dan terakhir penguatan monitoring dan evaluasi yang mencakup penetapan indikator kinerja dan pemberian penghargaan nke[ada yang berprestasi termasuk memberikan sanksi kepada yang melanggar.(den)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *