GIANYAR – kelirbali.com
Berpulangnya Ketua DPD II Golkar Kabupaten Gianyar yang sekaligus anggota DPRD Gianyar, I Wayan Gede Sudarta menjadikan DPD I Golkar Provinsi Bali diliputi suasana duka. Golkar Bali kehilangan tokoh dikenal low profile, santun dan pekerja keras untuk kebesaran Partai Golkar di Kabupaten Gianyar.
Ketua DPD I Golkar Provinsi Bali, Gde Sumarjaya Linggih yang juga anggota DPR RI, menyampaikan bela sungkawa sedalam-dalamnya dalamnya kepada keluarga almarhum. “Saya bersama seluruh jajaran DPD I Golkar Provinsi Bali menyampaikan belasungkawa dan kepada keluarga almarhum agar tabah,” ucap Ketua DPD Golkar Bali, Gede Sumarjaya Linggih, Senin (27/7/2026). Lebih lanjut anggota DPR RI yang akrab disapa Demer ini juga mengatakan Gianyar kehilangan sosok pekerja partai yang bekerja tanpa pernah mengeluh dan bahkan ketika diberikan tugas tambahan dari partai, dituntaskan dengan baik. “Bila bicara perjuangannya, beliau dari Dapil yang susah mendapat kursi dan bisa bertahan sampai beberapa periode di DPRD Gianyar,” jelas Demer.
Almarhum Ketua DPD Golkar Gianyar, Wayan Gede Sudarta
Dijelaskan lagi untuk proses PAW, DPD I Golkar Bali akan mengikuti mekanisme aturan yang berlaku. “Ini masih suasana duka, proses itu nanti. Yang jelas DPD Golkar akan mengikuti mekanisme aturan yang ada,” jelasnya. Dimana seluruh proses PAW akan dilaksanakan oleh Sekretariat DPRD Gianyar dengan rekomendasi KPU Gianyar.
Sedangkan untuk pengisian jabatan Ketua DPD II Golkar Gianyar, nanti DPD I Golkar Bali akan menunjuk pelaksana tugas (Plt) sampai ketua DPD II terpilih. Disebutkan untuk jabatan Plt nanti akan diisi fungsionaris dari DPD Golkar Bali. “Nanti tugas Plt selain menjalankan tugas partai juga menggelar Musdalub untuk memilih ketua baru,” jelasnya singkat.
Dalam perjalanan membesarkan Partai Golkar, Demer mengaku sering berdiskusi dengan almarhum berkait perjalanan membesarkan partai dan menjalankan amanat dari DPP Partai Golkar. “Yang jelas kami (Golkar) kehilangan sosok pekerja keras di partai, gigih dan tanpa banyak komentar,” jelasnya. Bahkan Demer sendiri menyebut, setiap orang yang ditanya soal sosok almarhum, semua menjawab yang sama, almarhum adalah orang rendah hati, low profile dan pekerja keras.
Wayan Gede Sudarta menghembuskan nafas terakhirnya di salah satu RS di Penang, Malaysia pada Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 8 malam waktu setempat. Almarhum mendapat menjalani perawatan medis selama hampir 2 Minggu dan sebelumnya sempat berobat di RS Bintang, Klungkung, karena gangguan pada paru-paru. Tercatat almarhum duduk sebagai anggota DPRD Gianyar selama 4 periode dan mengawali karir sebagai Perbekel di Desa Lodtunduh, Kecamatan Ubud.(den)

