Peresmian Bendungan Sidan Memperkuat Pertanian dan Cadangan Air Baku di Gianyar

NEWS – kelirbali.com

Redaksi – Peresmian Bendungan Sidan yang berlokasi di Desa Buahan, Gianyar oleh Presiden RI, Prabowo Subianto merupakan langkah konkrit Pemerintah Pusat terhadap sektor pertanian dan cadangan air bagi Kabupaten Gianyar. 

Bendungan Sidan memperkuat lahan pertanian lebih dari 9.500 hektar yang mengalir lebih dari 123 km saluran irigasi di Gianyar. Kebanggaan dan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto, oleh Anggota DPRD Gianyar dari Fraksi Gerindra, I Gusti Ngurah Kapidada, Selasa (14/7/2026) mengucapkan terima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto karena telah memberi perhatian kepada sektor pertanian di Bali, khususnya Gianyar.

“Dengan diresmikannya Bendungan Sidan, sebagian besar lahan pertanian di Gianyar tidak lagi khawatir persoalan air irigasi. Cadangan air melimpah dan mampu mengairi lebih dari 9.500 hektar lahan sawah,” jelas Gusti Ngurah Kapidada.

I Gusti Ngurah Kapidada menjalin silaturahmi dengan Kepolisian 

Peresmian Bendungan Sidan oleh Presiden RI juga menandai bahwa perhatian pemerintah pusat terhadap Bali sangat tinggi, selain telah memberi dukungan terhadap pembangunan PSEL di Denpasar.

Di sisi lain, dengan Bendungan Sidan, Pemkab Gianyar mendapatkan banyak manfaat, seperti tersedianya air baku bagi masyarakat Gianyar, terjaminnya air irigasi pertanian dan terlebih lagi dari Bendungan Sidan dapat menghasilkan energi listrik sebesar 8,08 megawatt. “Dampak manfaat Bendungan Sidan ini sangat besar, selain melindungi lahan pertanian dan tersedianya air baku, juga menjaga arus aliran sungai dari dampak banjir,” beber Kapidada.

Sejalan dengan peresmian Bendungan Sidan yang disusul dengan Pelantikan Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Bali dengan ketua terpilih De Gadjah, maka sektor pertanian di Bali, khususnya di Gianyar akan berkembang lebih pesat. “Program-program Presiden RI Prabowo ditujukan untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat,” jelas Kapidada bangga.

Kader Gerindra Dapil Kecamatan Blahbatuh ini juga menyebutkan sektor pertanian Bali, khususnya Kabupaten Gianyar ke depannya akan menuju masa depan yang lebih baik, terarah dan mampu menyejahterakan masyarakat. “Aspek hulu yaitu ketersediaan air sudah terbangun, pemajuan pertanian melalui HKTI dan petani ke depan lebih sejahtera,” jelasnya. Kondisi ini menjamin adanya kemandirian pangan dan ketahanan pangan jangka panjang di Gianyar dan Bali pada umumnya.

Ditambah lagi oleh Kapidada produksi pertanian sangat dibutuhkan di MBG yang sudah terbangun pada beberapa titik di Gianyar. Selain itu produksi pertanian juga memperkuat Kopdes Merah Putih yang nantinya sebagai tempat penyaluran produksi pertanian. “Peresmian Bendungan Sidan , MBG dan Kopdes Merah Putih dan terbentuknya HKTI Bali sebagai wujud implementasi Asta Cita Presiden RI,” tuntas Kapidada.(den)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *