Mengusung tema “One Doctor One Sight”, kegiatan tersebut melibatkan seluruh dokter spesialis mata di Bali dan bekerja sama dengan John Fawcett Foundation sebagai mitra dalam upaya penanggulangan kebutaan. Ketua PERDAMI Bali, dr. Cokorda Istri Dewiyani P., Sp.M (K), mengatakan bakti sosial ini tidak hanya menghadirkan layanan operasi katarak gratis, tetapi juga pemeriksaan kesehatan mata lainnya, seperti skrining diabetik retinopati, glaukoma, kelainan refraksi, serta edukasi kesehatan mata kepada masyarakat. “Hari ini kita serentak di seluruh Indonesia mengadakan bakti sosial dalam rangka Hari Ulang Tahun PERDAMI ke-62. Di Gianyar, kami mengadakan operasi katarak, skrining kesehatan mata, dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan mata,” ujarnya.
Menurutnya, edukasi kepada masyarakat menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut karena banyak penyakit mata, termasuk katarak, sebenarnya dapat ditangani dengan baik apabila diketahui sejak dini. “Katarak adalah penyakit yang dapat menyebabkan kebutaan, namun bisa direhabilitasi melalui operasi. Jika diketahui lebih awal, hasil penanganannya tentu akan lebih optimal,” katanya.
Dalam kegiatan di Gianyar, PERDAMI Bali menargetkan sekitar 200 masyarakat mengikuti pemeriksaan kesehatan mata dengan target sebanyak 20 pasien menjalani operasi katarak gratis. “Sebanyak 114 dokter spesialis mata di Bali turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, ditambah sekitar 10 hingga 15 dokter muda yang ikut membantu pelaksanaan bakti sosial, berlangsung selama satu bulan, mulai 5 Juli hingga 5 Agustus 2026. Kegiatan meliputi identifikasi dan pendaftaran pasien, skrining, operasi katarak gratis, pemantauan pascaoperasi, hingga evaluasi hasil pelayanan di berbagai daerah di Indonesia,” jelasnya.
Melalui gerakan “One Doctor One Sight”, PERDAMI berharap semakin banyak masyarakat Indonesia yang memperoleh kembali penglihatannya sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup, produktivitas, dan kemandirian. Dalam rangkaian Bulan Bakti tersebut, PERDAMI juga berencana mengajukan pencatatan kepada Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori pelaksanaan operasi katarak gratis serentak selama satu bulan dengan jumlah tindakan terbanyak dan cakupan wilayah terluas di Indonesia.W-010


